Waktu pembebasan:2026.04.14 Tampilkan volume: 71
Pada tanggal 14 April, Zhang Qingwei, anggota Kelompok Kepemimpinan Partai dan Wakil Ketua kamar dagang Provinsi Shandong, memimpin delegasi ke Kawasan Ekonomi Khusus Galang batang di Indonesia untuk melakukan kunjungan penelitian khusus mengenai pembangunan kawasan kerja sama ekonomi dan perdagangan luar negeri. Tujuan kunjungan penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang status perkembangan kawasan ekonomi khusus saat ini, mendorong peningkatan kerja sama ekonomi dan perdagangan luar negeri Provinsi Shandong, dan lebih memperdalam kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Shandong dan Indonesia.
Selama kunjungan tersebut, Wakil Ketua Zhang Qingwei bertemu dengan Riki Rionaldi, Kepala Bidang Industri dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Riau, dan Vita, Perwakilan Kawasan Ekonomi Khusus. Kedua pihak mengadakan pembicaraan ramah mengenai berbagai topik, termasuk mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus, memperdalam kerja sama industri, dan membangun mekanisme pertukaran reguler.
Selanjutnya, Wakil Ketua Zhang Qingwei dan delegasinya mengunjungi kawasan ekonomi khusus, melakukan inspeksi langsung di area-area penting seperti ruang pameran perusahaan, komunitas, rumah sakit, perusahaan aluminium elektrolitik, Perusahaan Bintan Fine Chem, Pabrik Garmen Nanshan Zhishang, Perusahaan Energi Baru Yingfa, serta pelabuhan, waduk, area produksi, dan area tempat tinggal Perusahaan PT Bintan Alumina Indonesia. Mereka memperoleh pemahaman komprehensif tentang tata letak perencanaan kawasan ekonomi khusus, operasional perusahaan, langkah-langkah perlindungan lingkungan, fasilitas tempat tinggal, dan sinergi industri.
Setelah kunjungan lapangan, Wakil Ketua Zhang Qingwei memimpin simposium tentang pembangunan Zona Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Luar Negeri Shandong-Indonesia di ruang konferensi perusahaan. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan dari berbagai perusahaan, berdasarkan situasi masing-masing, berfokus pada bidang-bidang utama seperti produksi dan operasi, produksi yang aman, perlindungan lingkungan, dan pengembangan rantai industri yang terkoordinasi, serta melaporkan pekerjaan dan kemajuan spesifik mereka.
Zhang Qingwei menunjukkan bahwa Kawasan Industri Bintan di Indonesia merupakan proyek kunci bagi Provinsi Shandong untuk secara aktif berpartisipasi dalam inisiatif "Belt and Road" dan memperdalam kerja sama kapasitas produksi internasional, serta telah menjadi platform penting bagi perusahaan-perusahaan Shandong untuk "go global bersama". Ia mengajukan tiga persyaratan untuk pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus di masa depan: Pertama, kawasan tersebut harus memainkan peran demonstratif dan terdepan, secara sistematis merangkum pengalaman yang dapat direplikasi dan diskalakan, serta mengeksplorasi jalur baru untuk pembangunan zona kerja sama ekonomi dan perdagangan luar negeri di provinsi tersebut; kedua, kawasan tersebut harus terus meningkatkan tingkat pengembangannya, meningkatkan rantai industri, mengoptimalkan lingkungan bisnis, dan terus meningkatkan daya tarik dan daya saingnya; ketiga, kawasan tersebut harus teguh berpegang pada prinsip keselamatan dan perlindungan lingkungan, serta mendorong pembangunan kawasan yang stabil dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa Kamar dagang Provinsi Shandong akan terus memberikan dukungan yang kuat dalam hal panduan kebijakan, koordinasi, dan layanan.

