Waktu pembebasan:2026.09.08 Tampilkan volume: 31
Pada tanggal 6 September, Konferensi Pengembangan Industri Inovasi Sains dan Teknologi serta Industri Sekuritas 2026 dan Acara Penganugerahan Golden Bull Award bagi Perusahaan Tercatat (Saham Hong Kong) yang diselenggarakan oleh China Securities Journal, surat kabar yang berada di bawah naungan langsung Xinhua News Agency, berlangsung secara meriah di Xiamen. Para tokoh terkemuka industri dan pakar ternama dari dalam maupun luar negeri berkumpul di Pulau Egret untuk membahas sinergi antara industri dan keuangan serta bersama-sama menjajaki babak baru kerja sama. Liu Jian, Wakil Direktur dan Anggota Kelompok Partai Xinhua News Agency, serta Lin Tao, Anggota Komite Tetap Komite Partai Provinsi Fujian sekaligus Sekretaris Komite Partai Kota Xiamen, masing-masing menyampaikan sambutan. Li Meng, mantan Wakil Menteri Kementerian Sains dan Teknologi sekaligus Ketua Chinese Society for Sustainable Development, menyampaikan pidato utama.
Konferensi ini mengusung tema “Menghubungkan Modal Global untuk Bersama-sama Menciptakan Masa Depan Industri” dan dihadiri oleh lebih dari 240 perusahaan tercatat, perusahaan sekuritas, serta lembaga investasi. Nanshan Aluminium International meraih “Golden Bull Award untuk Inovasi Ekspansi Global 2026” atas pengembangan jaringan bisnis di luar negeri serta komitmennya terhadap pembangunan hijau dan berkelanjutan.

Penghargaan Golden Bull didirikan pada tahun 1999 dan telah melalui lebih dari dua dekade pengembangan serta pendalaman yang berkelanjutan, sehingga membangun sistem evaluasi yang ketat dan objektif. Penghargaan ini tidak hanya merupakan penghargaan tolok ukur yang memiliki kredibilitas tinggi di pasar modal Tiongkok, tetapi juga menjadi indikator penting untuk mengamati perkembangan berkualitas tinggi perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Hong Kong. Penghargaan ini terutama menilai kinerja komprehensif perusahaan dalam empat dimensi utama, yaitu pengembangan industri secara global, inovasi teknologi dan model bisnis, integrasi lokal, serta nilai komersial yang berkelanjutan.

Ekspansi ke Pasar Global Bukan Sekadar Membangun Kehadiran, tetapi Juga Membangun Keunggulan Kompetitif Jangka Panjang
Ekspansi ke pasar global membutuhkan keberanian untuk membuka wilayah baru sekaligus kecerdasan dalam perencanaan strategis. Di Pulau Bintan, Indonesia, Nanshan Aluminium International berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang dan membangun kawasan industri aluminium modern berstandar tinggi. Keunggulan lokasi dan kebijakan memberikan dukungan ganda, sementara bauksit berkadar tinggi dan batubara berkualitas dari Indonesia menjamin ketersediaan bahan baku dari sumber yang berdekatan. Pembangunan dermaga laut dalam dan pembangkit listrik pendukung secara mandiri memungkinkan logistik dan energi dikelola secara mandiri dan terkendali. Sinergi berbagai keunggulan dalam sumber daya, kebijakan, lokasi, dan infrastruktur menjadikan perusahaan sebagai tolok ukur baru bagi industri aluminium di Asia Tenggara.
Membangun skala, menembus pasar, dan memenangkan persaingan melalui efisiensi biaya merupakan tiga jawaban nyata atas tantangan besar ekspansi ke pasar global: dengan kapasitas produksi alumina yang dirancang sebesar 4 juta ton per tahun, perusahaan berada di jajaran terdepan di Asia Tenggara. Pada tahun 2026, ketika industri internasional menghadapi tekanan yang semakin besar, perusahaan mampu mempertahankan posisi yang kokoh di tengah dinamika pasar melalui rantai pasok yang stabil dan jaminan kualitas yang andal, sekaligus memperkuat fondasi bagi pertumbuhan yang berkelanjutan dan stabil. Integrasi seluruh rantai industri menghasilkan keunggulan biaya yang signifikan serta membangun penghalang kokoh yang mampu bertahan menghadapi siklus industri.
Harga dapat berfluktuasi mengikuti siklus industri, tetapi keunggulan kompetitif utama tetap kokoh dalam jangka panjang. Menempatkan kegiatan usaha dekat dengan sumber daya hanyalah langkah pertama; kekuatan yang sesungguhnya terletak pada penerapan teknologi maju, standar internasional, dan pengalaman operasional yang matang untuk membangun basis industri berstandar tinggi. Dengan memanfaatkan keunggulan sumber daya Indonesia dan insentif perpajakan di Kawasan Ekonomi Khusus, ditambah dengan sinergi yang efisien di seluruh rantai industri, perusahaan mampu mencapai tingkat biaya produksi yang kompetitif secara global, mendorong integrasi mendalam antara rantai industri, rantai teknologi, dan rantai nilai, serta membuka jalur baru bagi pengembangan berkualitas tinggi industri aluminium di pasar global.
Berangkat dari Bintan, Berlayar Menuju Dunia
Jika perencanaan strategis yang berwawasan ke depan membangun kerangka pengembangan, maka operasional yang terintegrasi secara mendalam membentuk keunggulan kompetitif utama.
01 Integrasi Sumber Daya
Integrasi menyeluruh dalam suatu sistem tertutup menjadikan keunggulan dapat diwujudkan secara nyata. Dengan dukungan infrastruktur yang lengkap, termasuk terminal laut dalam berkapasitas “70.000 ton + 35.000 ton + 10.000 ton”, pembangkit listrik mandiri, fasilitas gasifikasi batubara, fasilitas pemurnian air, serta utilitas lainnya, perusahaan membangun ekosistem industri terintegrasi yang menghubungkan “Pelabuhan — Pusat Energi — Alumina”. Hal ini secara efektif menurunkan biaya keseluruhan di sepanjang rantai nilai dan mengubah keunggulan sumber daya menjadi keunggulan kompetitif jangka panjang yang berkelanjutan.
02 Integrasi Teknologi
Inovasi menjadi penggerak dalam membangun tolok ukur pabrik hijau dan cerdas. Perusahaan menggunakan proses Bayer suhu rendah untuk memproduksi alumina berkualitas tinggi kelas metalurgi, yang didukung oleh sistem pengendalian cerdas dan otomatis untuk mewujudkan pengelolaan dan pengendalian secara terperinci di seluruh proses produksi. Teknologi rendah karbon seperti pemulihan panas buang, daur ulang dan penggunaan kembali air, serta pemanfaatan kembali limbah padat sebagai sumber daya diterapkan secara sistematis untuk terus menurunkan biaya, meningkatkan kualitas, dan menjalankan operasional yang ramah lingkungan, sekaligus membangun model pabrik modern yang hijau dan cerdas.
03 Integrasi Tanggung Jawab
Berakar kuat di daerah setempat, perusahaan membangun fondasi bagi pertumbuhan bersama. Perusahaan telah membangun sistem pengembangan talenta lokal sepanjang seluruh siklus, dengan struktur jenjang manajemen yang terlokalisasi yang terus terbentuk secara bertahap. Pada saat yang sama, perusahaan mendorong pembangunan bersama dengan masyarakat serta pengembangan pemasok lokal, sehingga secara efektif meningkatkan kesempatan kerja di komunitas sekitar Kawasan Ekonomi Khusus dan meningkatkan kualitas industri pendukung. Dengan demikian, manfaat perusahaan dapat berkembang sejalan dengan perkembangan ekonomi dan sosial setempat, sekaligus memperkuat fondasi operasional jangka panjang dalam kerangka ESG.
Logika yang lebih mendalam terletak pada hal berikut: di tengah meningkatnya volatilitas energi dan rantai pasok global, perusahaan mengamankan keunggulan biaya jangka panjang melalui kawasan industri yang terintegrasi, membangun hambatan kompetitif melalui standar teknologi, serta menerapkan prinsip jangka panjang melalui operasional yang berakar kuat di daerah setempat—membuka jalur ekspansi global berkualitas tinggi yang dapat direplikasi dan memiliki daya saing global.

Peningkatan di Seluruh Rantai Nilai, Menapaki Perjalanan Baru Menuju Integrasi Industri Aluminium
Pada awal tahun 2026, Nanshan Aluminium International secara resmi memulai persiapan proyek aluminium elektrolitik dengan kapasitas produksi 250.000 ton per tahun. Di tingkat kawasan industri, fasilitas pendukung hulu dan hilir, termasuk fasilitas anoda, juga direncanakan secara bersamaan. Hal ini menandai percepatan pembentukan rantai industri terintegrasi secara vertikal “Alumina — Aluminium Elektrolitik — Pengolahan Lanjutan” milik perusahaan di Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang, Indonesia. Dengan memperluas kegiatan ke segmen-segmen bernilai tambah tinggi dalam rantai industri, perusahaan akan semakin mengamankan ruang keuntungan di sektor hilir dan meredam fluktuasi siklus pada segmen alumina di sektor hulu, sehingga menciptakan imbal hasil yang stabil dan mampu bertahan dalam siklus industri jangka panjang.
Dengan memanfaatkan platform permodalan internasional melalui Bursa Efek Hong Kong, Nanshan Aluminium International tengah mengembangkan klaster industri Bintan menjadi salah satu penopang penting rantai pasok aluminium global. Dari sebuah cetak biru yang ambisius hingga menjadi kawasan industri modern, produk aluminium berkualitas tinggi dari kawasan khatulistiwa terus mengalir dan berkontribusi pada perkembangan industri aluminium global.
Ke depan, perusahaan akan tetap berpegang pada strategi pengembangan global, memperdalam kehadirannya di pasar luar negeri, terus mendorong pengembangan berbasis inovasi, serta menerapkan prinsip pembangunan hijau. Bersama para mitra dari berbagai sektor untuk mencapai manfaat bersama, perusahaan akan terus menciptakan terobosan dan melakukan peningkatan berkelanjutan seiring dengan transformasi struktur industri aluminium global, serta menulis babak baru dalam perkembangan internasional perusahaan.
